Blog

Flashback 12 Bulan Terakhir: Cara Menyusun Year in Review ala Kamu Sendiri

Akhir tahun selalu membawa satu pertanyaan klasik:
“Sebenarnya, bagaimana perjalanan hidupku selama 12 bulan terakhir?”

Bukan untuk membandingkan diri dengan orang lain, bukan juga untuk menilai hidup terlalu keras, tetapi untuk memahami bagaimana kamu bertumbuh, apa yang sudah berubah, dan apa yang perlu disesuaikan.
Di era yang bergerak cepat ini, punya momen refleksi justru membantu kita merasa lebih hadir dan lebih sadar.

Berikut cara mudah menyusun Year in Review versi kamu sendiri — tanpa harus terlalu rumit atau terlalu puitis.

1. Mulai dari Hal yang Paling Kamu Ingat

Kita sering mengira hidup itu datar, padahal kalau diingat-ingat banyak momen kecil yang sebenarnya berarti.

Coba tanyakan hal-hal ini ke diri sendiri:

  • Momen apa yang paling membekas tahun ini?

  • Apa kejadian yang paling mengejutkan—baik yang menyenangkan atau menantang?

  • Ada nggak hal yang awalnya terasa berat, tapi akhirnya bisa kamu lewati?

Mulailah dari apa yang paling menonjol di ingatan. Biasanya itu adalah petunjuk dari apa yang benar-benar penting buat kamu.

2. Lihat Perjalananmu Melalui “Tema” Bukan Bulan

Kadang susah ingat apa yang terjadi bulan Februari atau Mei.
Tapi kita biasanya ingat tema besar sepanjang tahun.

Misalnya:

  • tahun penuh keberanian,

  • tahun pendewasaan,

  • tahun memperbaiki diri,

  • tahun menata ulang hubungan,

  • tahun memulai hal baru.

Tema ini membantu kamu melihat pola, bukan sekadar daftar kejadian.

3. Catat 3 Hal yang Kamu Syukuri

Tidak perlu panjang.
Cukup tiga hal yang benar-benar berdampak:

  • orang yang mendukungmu,

  • kesempatan yang datang,

  • progres kecil yang ternyata penting,

  • kesehatan yang membaik,

  • kebiasaan baik yang mulai terbentuk.

Momen syukur kecil seperti ini membuat year in review terasa lebih hangat dan membumi.

4. Akui Tantangan yang Kamu Hadapi

Year in review bukan hanya tentang hal-hal positif.
Membiarkan diri mengakui tantangan juga penting, seperti:

  • keputusan sulit,

  • kejadian yang tidak sesuai harapan,

  • kegagalan,

  • perubahan yang berat.

Tapi bukan untuk menyalahkan diri.
Justru untuk melihat seberapa kuat kamu berdiri setelahnya.

Tantangan sering kali adalah tempat kita bertumbuh diam-diam.

5. Cari Pelajaran yang Ingin Kamu Bawa ke Tahun Depan

Setelah melihat kembali perjalananmu, coba tanyakan:

  • Apa pelajaran terbesar yang aku dapat?

  • Kebiasaan apa yang ingin aku lanjutkan?

  • Mana yang perlu aku lepaskan?

  • Apa yang ingin aku mulai dengan cara baru?

Bagian ini membuat refleksi menjadi langkah nyata, bukan hanya nostalgia.

6. Pilih Satu Kata Kunci (One Word) untuk Menutup Tahun

Banyak orang kini menyukai konsep one word for the year — satu kata yang mewakili perjalanan kamu.

Misalnya:

  • “Tumbuh”

  • “Bangkit”

  • “Mencoba”

  • “Tenang”

  • “Berani”

Satu kata sederhana, tapi bisa jadi penanda emosional untuk tahun yang kamu lewati.

7. Buat Versinya Sesimpel Mungkin

Year in review tidak harus estetik, tidak harus rapi, tidak harus panjang.
Boleh ditulis di notes, journal, voice recording, bahkan memo di HP.

Yang penting:
itu jujur, mencerminkan diri kamu, dan membuat kamu merasa lebih siap menyambut tahun baru.

Kesimpulan: Year in Review Adalah Cara Menghargai Perjalananmu

Di dunia yang terus bergerak, berhenti sejenak untuk melihat 12 bulan terakhir adalah bentuk self-care yang sederhana tapi berarti.
Bukan soal sempurna atau tidak, tapi soal memahami diri: apa yang berjalan baik, apa yang perlu diperbaiki, dan apa yang membuat kamu tetap bertahan.

Akhir tahun adalah waktu yang pas untuk memberi ruang bagi dirimu—sekadar melihat ke belakang, sebelum melangkah lebih mantap ke depan.

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Blog

Apa yang Sebenarnya Dilakukan Penumpang Selama Menunggu di Bandara?

Hampir semua orang pernah mengalaminya: datang lebih awal ke bandara, melewati pemeriksaan,...

Blog

Kenapa Resolusi Lama Sering Gagal?

Setiap awal tahun, kita semangat menuliskan resolusi baru: mau lebih sehat, lebih...

Blog

Momen Paling Hangat di Akhir Tahun: Kenapa Kita Butuh Perayaan Kecil?

Akhir tahun selalu punya vibe yang beda.Udara jadi lebih pelan, lampu-lampu kota...

Blog

Mengapa Pesawat Harus Parkir Lama? Prosedur Safety yang Wajib Dilakukan

Pernah nggak sih kamu lagi duduk di ruang tunggu, terus lihat pesawat...