Blog

Perbedaan Bandara Internasional dan Domestik: Mana yang Kamu Gunakan?

Perbedaan Bandara Internasional dan Domestik

Ketika hendak melakukan perjalanan udara, baik untuk liburan, urusan bisnis, atau mudik ke kampung halaman, kamu pasti akan bertemu dengan satu istilah penting: bandara internasional atau bandara domestik. Tapi, tahukah kamu sebenarnya apa perbedaan dari keduanya?

Banyak orang masih bingung—terutama yang baru pertama kali naik pesawat—apakah harus ke bandara internasional atau domestik? Artikel ini akan membantumu memahami perbedaan mendasar antara keduanya, fasilitas yang tersedia, hingga contoh-contohnya di Indonesia.

Apa Itu Bandara Internasional?

Bandara internasional adalah bandara yang melayani penerbangan antarnegara, baik keberangkatan maupun kedatangan dari luar negeri. Bandara ini dilengkapi dengan fasilitas imigrasi dan bea cukai, karena setiap penumpang harus melewati proses pengecekan paspor dan dokumen perjalanan lainnya.

Ciri-ciri Bandara Internasional:

  • Melayani rute penerbangan ke dan dari luar negeri.

  • Memiliki fasilitas imigrasi dan karantina.

  • Menyediakan layanan bea cukai (customs).

  • Umumnya lebih besar dan lengkap dari bandara domestik.

  • Menjadi hub utama bagi maskapai internasional.

Contoh Bandara Internasional di Indonesia:

  1. Soekarno-Hatta International Airport (CGK) – Jakarta

  2. I Gusti Ngurah Rai International Airport (DPS) – Bali

  3. Juanda International Airport (SUB) – Surabaya

  4. Kualanamu International Airport (KNO) – Medan

  5. Yogyakarta International Airport (YIA) – Kulon Progo

Apa Itu Bandara Domestik?

Sementara itu, bandara domestik adalah bandara yang hanya melayani penerbangan dalam negeri, yakni antar kota atau antar provinsi di dalam satu negara.

Meskipun secara ukuran biasanya lebih kecil dari bandara internasional, banyak bandara domestik di Indonesia yang modern dan sibuk—terutama karena tingginya mobilitas antarkota.

Ciri-ciri Bandara Domestik:

  • Hanya melayani penerbangan dalam negeri.

  • Tidak memiliki fasilitas imigrasi atau customs.

  • Proses keberangkatan dan kedatangan relatif lebih cepat.

  • Fasilitas umum biasanya lebih sederhana, namun tetap memadai.

Contoh Bandara Domestik di Indonesia:

  1. Bandara Halim Perdanakusuma (HLP) – Jakarta

  2. Bandara Adisutjipto (JOG) – Yogyakarta (sekarang untuk militer dan domestik terbatas)

  3. Bandara Husein Sastranegara (BDO) – Bandung

  4. Bandara Supadio (PNK) – Pontianak

  5. Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II (PLM) – Palembang

Perbedaan Fasilitas dan Proses Keberangkatan

Aspek Bandara Internasional Bandara Domestik
Tujuan Penerbangan Antarnegara Dalam negeri
Imigrasi & Bea Cukai Ada Tidak ada
Keamanan & Pemeriksaan Lebih ketat Lebih cepat
Durasi Proses Check-in Lebih lama (2–3 jam sebelum terbang) Lebih cepat (1–2 jam sebelum terbang)
Layanan Bahasa Multibahasa (terutama Inggris) Bahasa Indonesia dominan
Duty-Free Shop Umumnya tersedia Tidak tersedia

Mana yang Harus Kamu Gunakan?

Sederhana:

  • Jika kamu akan ke luar negeri, gunakan bandara internasional.

  • Jika hanya bepergian antarkota di Indonesia, maka bandara domestik sudah cukup.

Namun, ada juga bandara hybrid, yang punya terminal domestik dan internasional dalam satu area. Misalnya di Bandara Soekarno-Hatta (CGK), Terminal 3 digunakan untuk penerbangan internasional dan domestik oleh maskapai tertentu seperti Garuda Indonesia.

Tips Penting untuk Pemula

  1. Cek Terminal dengan Teliti:
    Bandara besar memiliki beberapa terminal. Pastikan kamu datang ke terminal yang sesuai dengan maskapai dan tujuanmu.

  2. Datang Lebih Awal:
    Untuk penerbangan internasional, idealnya datang 3 jam sebelum jadwal. Untuk domestik, 1,5–2 jam sudah cukup.

  3. Siapkan Dokumen:

    • Untuk internasional: paspor, visa (jika diperlukan), boarding pass.

    • Untuk domestik: KTP, tiket/boarding pass.

  4. Jangan Bingung Jika Transit:
    Jika kamu transit dari penerbangan internasional ke domestik (atau sebaliknya), kamu mungkin harus mengambil bagasi dan check-in ulang.

Kesimpulan

Perbedaan antara bandara internasional dan domestik tidak hanya soal tujuan penerbangan, tapi juga menyangkut sistem, fasilitas, dan pengalaman penumpang. Mengetahui perbedaannya akan membantumu lebih siap dan nyaman dalam setiap perjalanan.

Jadi, sebelum kamu memesan tiket, pastikan kamu tahu akan berangkat dari dan ke bandara mana—internasional atau domestik?

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Blog

Apa yang Sebenarnya Dilakukan Penumpang Selama Menunggu di Bandara?

Hampir semua orang pernah mengalaminya: datang lebih awal ke bandara, melewati pemeriksaan,...

Blog

Kenapa Resolusi Lama Sering Gagal?

Setiap awal tahun, kita semangat menuliskan resolusi baru: mau lebih sehat, lebih...

Blog

Flashback 12 Bulan Terakhir: Cara Menyusun Year in Review ala Kamu Sendiri

Akhir tahun selalu membawa satu pertanyaan klasik:“Sebenarnya, bagaimana perjalanan hidupku selama 12...

Blog

Momen Paling Hangat di Akhir Tahun: Kenapa Kita Butuh Perayaan Kecil?

Akhir tahun selalu punya vibe yang beda.Udara jadi lebih pelan, lampu-lampu kota...